ringkasmedia.net, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda bersama DPRD kini tengah merancang langkah strategis untuk menata sistem transportasi logistik sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Fokus utama dari rencana tersebut adalah pembangunan kantong parkir khusus yang dirancang untuk menampung kendaraan berat dan truk logistik yang selama ini masih sering ditemui parkir di badan jalan atau area yang tidak semestinya.
Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk menekan angka kemacetan serta menciptakan ketertiban lalu lintas di pusat-pusat kegiatan ekonomi Kota Tepian.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar upaya administratif, melainkan langkah inovatif untuk menangkap peluang ekonomi yang selama ini belum tergarap.
"Kita melihat ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Selain menata parkir kendaraan berat agar tidak lagi semrawut di jalanan, pemerintah juga bisa memperoleh retribusi resmi sesuai aturan yang berlaku. Ini adalah upaya kita mengubah masalah di lapangan menjadi solusi yang produktif bagi pembangunan kota ke depan," ujar Deni Hakim Anwar.
Deni memaparkan bahwa konsep kantong parkir ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem transportasi yang lebih modern dan terukur. Mengingat posisi strategis Samarinda sebagai hub utama distribusi barang di Kalimantan Timur, arus kendaraan logistik dipastikan akan terus meningkat setiap tahunnya.
Dengan sistem pengelolaan yang tepat, kendaraan berat tidak lagi menjadi beban bagi kenyamanan masyarakat, melainkan justru memberikan kontribusi positif bagi kas daerah melalui mekanisme retribusi yang transparan dan akuntabel.
Terkait teknis pelaksanaan, pihak pemerintah dan DPRD saat ini tengah melakukan pendataan aset lahan yang potensial, baik milik Pemkot Samarinda maupun melalui skema kerja sama strategis dengan pihak swasta.
Pendekatan kolaboratif ini dipilih untuk memastikan pembangunan fasilitas dapat berjalan efisien tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah secara berlebihan.
Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa keberhasilan program ini akan memberikan dampak ganda yang signifikan bagi kesejahteraan warga Samarinda.
Dengan adanya fasilitas yang memadai, distribusi barang akan menjadi lebih lancar, risiko kecelakaan akibat parkir liar dapat diminimalisir, dan masyarakat sebagai pengguna jalan akan mendapatkan kenyamanan yang lebih baik.
"Jika dikelola dengan baik, manfaatnya ganda. Kota menjadi lebih tertata rapi, dan daerah juga memperoleh pemasukan yang bisa digunakan kembali untuk mendanai berbagai proyek pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat luas," tutup Deni.(RHM)
0 Komentar