Jamin Nasib 1.700 Atlet, DPRD Samarinda Kawal Dana Porprov 2026

 

ringkasmedia.net, Samarinda – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser kini bergantung penuh pada perjuangan anggaran di APBD Perubahan. Pasalnya, dana operasional untuk memberangkatkan para atlet belum terakomodasi dalam APBD Murni 2026. 

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah menjamin kehadiran para atlet daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. 

"Yang paling utama hari ini adalah memastikan keikutsertaan Kota Samarinda di Porprov Kabupaten Paser," tegas Novan, Selasa (21/07/2026).

​Meski pembahasan teknis terus intensif dilakukan bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta KONI Samarinda, persiapan di lapangan belum bisa berjalan optimal. 

Kendala utama bersumber dari belum adanya arahan resmi dari pemerintah provinsi terkait teknis pelaksanaan Porprov. Novan menyampaikan bahwa ketidakpastian tersebut menahan langkah daerah untuk mengambil keputusan final. 

"Secara keseluruhan kita belum bisa memastikan karena masih ada beberapa hal, baik teknis maupun nonteknis, yang masih menunggu kepastian dari provinsi," terangnya.

​Belum tersedianya rincian mengenai cabang olahraga yang dilombakan, nomor pertandingan, hingga lokasi arena (venue) berimbas langsung pada perencanaan jumlah personel yang akan dikirim ke Paser. 

Tanpa kejelasan tersebut, pemerintah kota tidak memiliki dasar untuk memetakan berapa banyak atlet maupun pelatih yang perlu disiapkan. Novan menjelaskan dampak langsung dari keterlambatan petunjuk teknis tersebut. 

"Kondisi ini membuat pemerintah kota belum bisa menghitung secara pasti jumlah atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan," jelasnya.

​Dari sisi pendanaan, posisi Samarinda saat ini menghadapi tantangan besar karena APBD Murni 2026 tidak menyediakan alokasi khusus untuk biaya kompetisi secara keseluruhan. 

Kas daerah yang dialokasikan saat ini baru mencakup biaya pendaftaran dan administrasi awal. Dirinya membeberkan minimnya ketersediaan dana awal tersebut. 

"Di APBD murni memang tidak ada anggaran pelaksanaan Porprov, yang ada hanya sekitar Rp150 juta untuk pendaftaran dan persiapan," ungkap Novan.

​Padahal, Samarinda berencana menurunkan kekuatan penuh sekitar 1.700 atlet dan ofisial demi menjaga gengsi daerah di tingkat provinsi.

Untuk menutupi jurang kebutuhan anggaran yang amat besar tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD kini mengupayakan alokasi dana tambahan di APBD Perubahan. 

Menutup keterangannya, Novan menyebutkan nominal angka yang sedang diperjuangkan. "Sementara usulan yang disampaikan kurang lebih Rp10,5 miliar," pungkasnya.(RHM)

0 Komentar