ringkasmedia.net, Samarinda – Kawasan Folder Air Hitam kini tumbuh pesat menjadi salah satu pusat aktivitas warga Samarinda, tempat masyarakat berkumpul dari pagi hingga malam untuk berolahraga, menikmati kuliner UMKM, atau sekadar melihat pemandangan matahari terbenam.
Sayangnya, tingginya daya tarik tempat ini belum diimbangi dengan ketersediaan tempat parkir yang memadai, sehingga kendaraan pengunjung sering melimpah ke bahu jalan dan memicu kemacetan parah.
Kondisi ini memicu perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, yang menekankan pentingnya melengkapi fasilitas umum agar aktivitas warga tidak mengganggu ketertiban lalu lintas.
"Folder Air Hitam sudah jadi pusat wisata dan olahraga. Pemkot harus melengkapi infrastruktur ini," ujar Abdul Rohim.
Guna mengatasi kesemrawutan tersebut, pemerintah kota sebenarnya tidak perlu pusing mengeluarkan anggaran besar untuk membeli lahan baru.
Abdul Rohim menilai penataan fasilitas bisa dilakukan dengan memanfaatkan aset daerah di sekitar lokasi yang selama ini dibiarkan telantar, salah satunya adalah gedung bulu tangkis yang sudah lama mangkrak.
Mengubah fungsi bangunan mangkrak menjadi kantong parkir resmi dianggap sebagai solusi paling hemat dan masuk akal untuk mengurai penumpukan kendaraan pengunjung.
"Masih ada tanah yang merupakan aset Pemkot, termasuk gedung bulu tangkis yang mangkrak dan sudah bertahun-tahun tidak dimanfaatkan. Itu bisa digunakan sebagai lahan parkir," jelasnya.
Langkah penataan ini dinilai sangat penting demi menjaga kenyamanan serta keselamatan seluruh warga yang datang berkunjung.
Ke depan, perencanaan fasilitas publik di Kota Samarinda diharapkan bisa dilakukan secara utuh sejak awal, sehingga tempat olahraga maupun pusat hiburan masyarakat selalu dibarengi dengan fasilitas pendukung yang matang.
"Harusnya infrastruktur yang disiapkan itu satu paket. Mulai dari sarana olahraga hingga sarana pendukung seperti tempat parkir," tutup Abdul Rohim.(RHM)
0 Komentar