ringkasmedia.net, Samarinda – Dalam rangka mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara lembaga legislatif dengan para tokoh lintas agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor DPRD Kota Samarinda pada Senin, (29/06/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan visi dan misi dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Samarinda.
Ketua FKUB Kota Samarinda, H. Syaparudin, menyampaikan bahwa agenda utama kunjungan ini adalah untuk membangun hubungan kerja yang erat antara pengurus baru periode 2026-2031 dengan pihak legislatif.
"Kami berinisiatif melakukan pertemuan ini untuk memperkenalkan jajaran pengurus yang telah mendapatkan mandat resmi dari Walikota, serta membuka pintu kolaborasi agar ke depannya para pemuka agama dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam melayani kebutuhan masyarakat." katanya.
Meskipun seremoni pelantikan pengurus FKUB baru dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Agustus 2026 mendatang, jajaran pengurus telah berkomitmen untuk segera bertindak nyata merespons berbagai dinamika sosial di lapangan sesuai dengan arahan Walikota Samarinda.
Untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, FKUB telah membagi fokus kerja ke dalam beberapa kelompok kerja yang menangani aspek sosialisasi, rekomendasi, hingga rekonsiliasi agar penanganan masalah dapat lebih terukur dan efisien.
"Kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat tidak bisa menunggu proses seremonial, sehingga kami memutuskan untuk langsung tancap gas dengan membentuk tim kerja khusus yang berfokus pada solusi praktis demi membantu pemerintah dalam menuntaskan agenda-agenda sosial yang mendesak." jelas H. Syaparudin.
Pihak DPRD Kota Samarinda, melalui Ketua DPRD, Helmi Abdullah, menyambut dengan sangat terbuka kunjungan tersebut dan menyatakan komitmen penuh untuk memberikan dukungan serta bekerja sama dengan FKUB dalam menyelesaikan berbagai problematika warga.
Kehadiran para tokoh agama, mulai dari kyai hingga pendeta, di ruang kerja DPRD dipandang sebagai aset berharga bagi kota yang dapat membantu meminimalisir potensi konflik dan mempercepat penyelesaian isu sosial.
"Saya merasa sangat terhormat menerima kunjungan dari para tokoh lintas agama yang memiliki dedikasi luar biasa ini, dan saya sangat berharap komunikasi ini akan terus berlanjut melalui diskusi-diskusi mendalam agar kita bisa bersama-sama memberikan solusi nyata atas segala permasalahan yang dialami oleh penduduk Samarinda." ungkap Helmi.
Dalam sesi diskusi tersebut, disoroti pula berbagai isu krusial yang sering dihadapi oleh DPRD, seperti keluhan masyarakat terkait masalah ekonomi, keadilan sosial, serta kompleksitas dalam pembangunan rumah ibadah yang seringkali memicu perbedaan pendapat.
Politisi dari Partai Gerindra ini mengakui bahwa tugas yang diemban oleh FKUB sangat strategis dan bersinggungan langsung dengan tugas pokok kedewanan dalam mengawal aspirasi warga, termasuk sengketa lahan atau perizinan bangunan keagamaan.
"Kita memiliki tanggung jawab yang selaras dalam menangani berbagai persoalan publik, mulai dari sengketa lahan rumah ibadah hingga keluhan warga terhadap bangunan tertentu, oleh karena itu kami memberikan dukungan penuh kepada FKUB untuk menjalankan tugas mulianya dalam menjaga stabilitas dan kerukunan di kota kita." pungkas Helmi Abdulah.(RHM)
0 Komentar