Cawang-Ringkasmedia.net – Sebuah video yang memperlihatkan sosok bertopeng membongkar “mata kucing” atau paku marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur, viral di media sosial. Aksi tersebut terekam kamera warga pada malam hari dan memicu kekhawatiran publik terkait keselamatan pengguna jalan.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan penutup wajah dan pakaian gelap berhenti di tengah jalan, lalu mencungkil beberapa reflektor marka menggunakan alat tertentu. Setelah berhasil melepasnya, pelaku tampak mengumpulkan benda tersebut sebelum meninggalkan lokasi.
Video itu dengan cepat menyebar dan memantik berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan motif di balik aksi tersebut, sementara sebagian lainnya mengaitkan kejadian itu dengan dugaan pencurian material jalan untuk dijual kembali sebagai barang bekas.
Ancaman bagi Keselamatan Pengendara
“Mata kucing” merupakan perangkat keselamatan jalan yang berfungsi memantulkan cahaya kendaraan agar marka jalan tetap terlihat pada malam hari atau saat hujan. Hilangnya reflektor tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur padat dan minim penerangan.
Pengamat transportasi menilai, aksi semacam ini bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan berpotensi membahayakan nyawa.
“Reflektor jalan sangat penting untuk visibilitas malam hari. Jika dicabut, risiko kecelakaan meningkat, khususnya bagi pengendara motor,” ujar seorang analis keselamatan jalan.
Dugaan Motif Ekonomi
Meski belum ada keterangan resmi terkait motif pelaku, sejumlah pihak menduga pencopotan dilakukan untuk dijual sebagai barang rongsokan karena mengandung material tertentu yang memiliki nilai ekonomis.
Fenomena pencurian fasilitas umum sebelumnya juga pernah terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari tutup saluran air hingga kabel penerangan jalan.
Polisi Lakukan Penelusuran
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian disebut tengah menelusuri rekaman video dan mengidentifikasi pelaku. Warga juga diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak fasilitas umum.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kondisi marka jalan tetap aman dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

0 Komentar